Monday, December 08, 2003

Pengorbanan Seorang Pengelana Dunia



Hari ini aku tidur di sebuah kantor yang begitu wah ... Wah apanya ya ? Wah dinginnya ding... Asal tahu aja suhu udara dan hawanya di dalam tempat tidur ini dingin buanget... Kayak masuk kulkas dengan temperatur 0 derajat atau bahkan mungkin derajat temperaturnya minus. Gak tahulah pokoknya aku ngak kuat ......!!! Sure .....!!! Sure .....!!!

Kenapa aku bisa tidur di sini ya ??? Mau tahu ngak, mau jawaban jujur atau kocak. Mungkin dua-duanya ya. Kalau kocaknya "haa...haa..." Oh belum ya ??? Aku belum bayar uang kost nih, jadi diusir ibu kost. Katanya cari dulu gih uang kostnya !! Kalau ngak ada kamu harus cabut ya !! Nah teman-teman sekarang ini aku ingin cari uang nih untuk bayar tunggakan kost-anku. Ada yang mau bantu gak nih ??? Ditunggu ya partisipasinya. Maklum nasib seorang pengelana dunia yang hidup di kota yang begitu gemerlap ini. Eh ngomong-ngomong gak lucu ya ??? Ya udah .... emang gue pikirin .....)))

Nah sekarang baru alasan seriusnya, aku sampai tidur di sini ya karena seseorang sih. Ya demi dialah aku bermalam di sini. Ya hitung-hitung untuk menghabiskan waktu-waktu terakhirku di sini dengan seseorang yang telah menjadi bagian dari diriku. Kalau kata orang bijak "aku adalah dia, dia adalah aku". Aku ingin masa terakhirku sebagai pengelana dunia di sini dapat memberikan dan menyimpan kenangan tersendiri dalam ikatan yang paling suci "persaudaraan sejati".

Semoga ikatan suci akan berbekas dan memberi warna tersendiri sampai di kehidupan yang lebih abadi. Karena aku yakin ikatan kasih sayang karena Allah akan memberikan kebahagiaan dan kenikmatan bathin yang luar biasa. Aamiin....

(Teruntuk seseorang yang kan selalu ada di dalam hati ini)


0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home